Wednesday, April 15, 2015

Aceh International Surfing Championship 2015

Wednesday, April 15, 2015

Pemerintah Aceh saat ini bekerja dengat cepat dan inovatif. Salah satu kinerja cerdas pemerintah adalah dengan mempromosikan Aceh secara besar-besaran dalam rangka menjaring investor dan wisatawan agar mengenal Aceh dengan segala keindahannya.

Semua sektor yang memiliki potensi pariwisata telah ditingkatkan, dan sektor wisata bahari memiliki catatan peningkatan yang sangat signifikan. Dengan satu misi besar yaitu ‘Menjadikan Aceh sebagai salah satu destinasi wisata terbaik Asia, bahkjan dunia’.

Sebagai bukti, Pada tahun 2013 yang lalu, event Aceh International Surfing Championship 2013, yang diselenggarakasn oleh Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Simeulue telah mampu mendongkrak dan memperkenalkan Aceh ke tingkat internasional.

Setelah event bertaraf internasional itu digelar, kabupaten yang saat ini dipimpin oleh Riswan NS sang Bupati itu, mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sebesar 80 persen (Sumber :Disbudparpora Kabupaten Simeulue-red).

Peningkatan kunjungan wisatawan asing dan pertumbuhan industri bungalow dan homestay juga telah menjadi bukti, bahwa Aceh perlu menggelar Event–event International untuk mempromosikan Aceh ke masyarakat dunia. Tujuan besarnya tentu saja demi pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan yang nantinya akan berpengaruh pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Berkaca dari kesuksesan sebelumnya, Aceh International Surfing Championship 2015 telah dirancang kembali dan diperbaharui. Program ini merupakan hasil dari kerja keras Pemerintah Aceh dan Pemkab Simeulue serta para relawan pengembangan pariwisata Aceh.

Selancar (Surfing) adalah olahraga yang paling diminati para wisatawan dunia, mencapai 75 persen. Potensi ombak yang dimiliki Aceh begitu indah dan eksotis. Potensi ini telah menarik ratusan ribu orang bahkan lebih pertahunnya.

“Hampir dari seluruh penjuru dunia telah mencoba mencicipi ombak Aceh yang luar biasa secara konsisten. Artinya, mereka mengunjungi dan berselancar di Aceh rata-rata dua kunjungan pertahunnya, para wisatawan itu banyak berasal dari Eropa, Amerika dan Asia,” terang Denny.

Secara internasional potensi ombak Indonesia menduduki peringkat nomor satu Terhebat untuk kategori tropis dan ombak terhebat di Asia (World Surfing).

“Ombak terhebat itu berada di Aceh (Pulau Simeulue dan Pulau Banyak), Sumatera Utara(Pulau Nias), Sumatera Barat (Kepulauan Mentawai) dan Bali,” lanjut Denny.

Event “Aceh International Surfing Championship 2015” akan kembali digelar di Pantai Nanchala, Kabupaten Simeulue pada tanggal 6-9 Agustus 2015. “Misi mulia dari kegiatan ini adalah membuka gerbang promosi daerah ke dunia international.”

Event ini adalah suatu mufakat pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh untuk memperkenalkan negeri ini ke seluruh penjuru dunia untuk berkunjung dan mengenal negeri eksotis di garis khatulistiwa ini.

“Kami segenap panitia merasa bangga menjadi bagian dari sejarah pembangunan dan pengembangan pariwisata Aceh. Kami akan bekerja dan terus berkomitmen dalam perkembangan wisata Aceh khususnya wisata Bahari,” ujar pria yang akrab disapa ‘Wak Boy‘ itu.

Dennu juga menyampaikan rasa terima kasinya kepada Pemerintah Aceh, Pemkab Simeulue, serta semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini.

“Kami mengharapkan dukungan dan do’a dari seluruh masyarakat Aceh agar event Aceh International Surfing Championship 2015 ini, berjalan lancar dan sukses,” pungkas Denny Affandy.

0 comments:

Post a Comment

Donation

 

Twitter

Ikuti Via Google

Ikuti Via FB