Sunday, August 10, 2014

Pantee Leuboek Batee, Paya Bakoeng - Aceh Utara

Sunday, August 10, 2014
Karena masih suasana Lebaran (pada saat saya mengetik tulisan ini) izinkan saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Pada lebaran kali ini saya berkesempatan untuk mudik ke kampung halaman, setelah satu tahun sebelumnya saya merayakan lebaran di pulau orang. Sebagai traveler saya merasa gatal kakinya kalau tidak mengunjungi suatu tempat yang menarik, maka setelah mencari informasi sama tetangga dan saudara dimana tempat yang sekarang lagi tren di seputar Aceh Utara, ada beberapa tempat sih yang direkomendasikan tapi rata2 sudah pernah saya kunjungi, sampai pada suatu hari, tetangga mengatakan tentang PANTEE BAHAGIA, saya belum pernah ke tempat dengan nama demikian, saya sempat bingung setelah mendengar lokasi yang terletak didaerah perbukitan, namanya Pantee (Aceh = Pantai) kok letaknya di bukit? Ternyata Pantee yang dimaksud disini adalah aliran sungai berbatu, hamparan kerikil dinamakan Pantee, jadi ini bukan pantai dengan laut, tapi hamparan batu kerikil dan aliran sungai.

Saya memutuskan untuk menjelajah ke daerah ini, dengan mengendarai motor saya dan seorang teman, mulai menuju ke Paya Bakoeng, perjalanan dari Kampung saya ke Paya Bakoeng memakan waktu lebih kurang 1 jam via Lhoksukon - Matang Kuli - Parang IX- Paya Bakoerng, Kondisi jalan mulus sampe kede Paya Bakoeng tapi mulai berbatu dari Jln. Pante Bahagia sampai ke sebuah desa yang saya tidak tau namanya, desa ini ada pasar tradisionalnya yang ramai di musim durian. Karena daerah sini dikenal dengan Duriannya.

Dari Desa tersebut perjalanan dilanjutkan ke daerah bendungan, dengan kondisi jalan yang sangat menantang, karena masih dalam pengerjaan, jadi kondisi jalannya sungguh sangat menantang, tapi saya kira ke depannya jalan ini akan mulus, karena waktu saya kemari jalan ini dalam proyek penegrjaan bersama pengerjaan Waduk.

Akhirnya saya sampai dilokasi dituju, keindahan yang ditawarkan menurut saya tidak mengecewakan, aliran sungai dan hutan yang masih asri, cocok untuk tempat melepaskan kepenatan, saya tidak perlu panjang lebar menjelaskan keadaaannya, karena hampir semua tempat wasata alam dengan background hutan dan sungai berbatu keadaannya hampir sama, berikut beberapa dokumentasi dari saya.












1 comments:

Ahmad Wahyudin said...

Info rumah limasan dijual, rumah joglo dijual, rumah kampung dijual silahkan hubungi nmr 08179442249 / pin bb 7D839780

Post a Comment

Donation

 

Twitter

Ikuti Via Google

Ikuti Via FB