Wednesday, April 14, 2010

Timphan

Wednesday, April 14, 2010

"Peunajoeh Timphan, Piasan Rapa'i" Kata-kata ini memang selalu diucapakan pada saat akan diadakan acara Rapa'i Tunang (Perlombaan Rapa'i) atau pada saat lebaran, lho kok lebaran? Pada saat lebaran kue yang bernama Timphan selalu terhidang di rumah-rumah masyarakat di Aceh kaya atau miskin, janda atau duda (hehehehehe) pokoknya semua rumah di Aceh pada hari pertama lebaran baik Idul Fitri maupun Idul Adha pasti menyediakan Timphan. Tradisi ini tidak hanya berlaku bagi masyarakat Aceh yang berada di Aceh tapi juga dilakukan oleh Masyarakat Aceh diseluruh Dunia, jadi bisa anda bayangkan betapa hebatnya kue yang satu ini, boleh saja ga ada kue lain karena alasan ekonomi tapi yang namanya timphan harus ada walau cuma beberapa buah.

Timphan adalah kue yang dibuat dari tepung ketan yang dicampur dengan pisang atau labu kuning yang telah direbus diberi sedikit santan diremas dan di ulen sehingga menjadi adonan yang mantap, tidak lengket dan tidak basah, jadi waktu mengaduk adonan ini harus diperhatikan jumlah air / santan (ada yang make air ada juga yang make santan waktu mengaduk adonan) hasil adonan sangat menentukan hasil timphan nantinya, kalau adonannya terlalu basah nanti timphannya menjadi lengket dan susah dimakan, begitu juga kalo terlalu kering timphannya menjadi keras dan juga sama ga enaknya. Timphan adalah kue kukus yang dibalut daun pisang dengan ini kelapa yang dimasak dengan gula atau srikaya, bentuknya lebih kecil dari naga sari :D dan rasanya sangat enak.

Bila Anda berkunjung ke Aceh tidak ada salahnya mencoba timphan yang ada di Warung-warung walau rasanya tidak akan sama 100% dengan rasa timphan Lebaran, dan kalau Anda karena sesuatu alasan menghabiskan waktu Lebaran anda di Aceh maka jangan sungkan-sungkan untuk bertamu ke rumah tetangga pasti salah satu kue yang disajikan ada Timphan. Penulis bisa menjamin itu :D.


0 comments:

Post a Comment

Donation

 

Twitter

Ikuti Via Google

Ikuti Via FB