Monday, April 12, 2010

Tarian Likok Pulo

Monday, April 12, 2010


Di Aceh terdapat banyak kesenian tarian dan lagu, tapi karena jarang ada event budaya yang menampilkan aneka tarian, juga di kehidupan masyarakatnya jarang terlihat aktivitas yang berkaitan dengan seni tarian, sanggar seninya juga sangat sedikit dan biasanya hanya ada di kota Kabupaten. Kalo ada event yang menampilkan tarian dan lagu Aceh dalam satu tahun ga sampai tiga kali, maka para wisatawan yang ke Aceh tidak mengetahuinya. Tentu saja kondisi ini berbeda dengan Bali, dimana hampir setiap desa terdapat sanggar seni yang terus membina seni tari sehingga di kenal secara nasional dan International. Dulu di tahun 80 an sampai tahun 90 an di desa-desa di Aceh Utara terdapat kelompok Rapa'i dan Dalail Khairat namun dengan bermacam alasan sekarang di desa-desa tersebut sama sekali tidak ada lagi kegiatan tersebut.

Pada postingan kali ini kita tidak akan membahas itu, karena mengkritik tanpa memberi solusi juga tidak baik, pada postingan kali ini saya coba memperkenalkan sebuah tarian yang sudah cukup di kenal di Banda Aceh dan Aceh Besar sering di perlombakan untuk tingkat sekolah dan umum, yaitu Tari Likok Pulo, Likok disini berarti gerakan tubuh sedangkan pulo berarti pulo (pulau). Tarian ini lahir sekitar tahun 1849, diciptakan oleh seorang ulama tua berasal dari Arab yang hanyut di laut dan terdampar di Pulo Aceh. Tari ini diadakan sesudah menanam padi atau sesudah panen padi, biasanya pertunjukan dilangsungkan pada malam hari bahkan jika tarian dipertandingkan dapat berjalan semalam suntuk sampai pagi. Tarian dimainkan dengan posisi duduk bersimpuh, berbanjar, atau bahu membahu.

Seorang pemain utama yang disebut cèh berada di tengah-tengah pemain. Dua orang penabuh rapa'i berada di belakang atau sisi kiri dan kanan pemain. Sedangkan gerak tari hanya memfungsikan anggota tubuh bagian atas, badan, tangan, dan kepala. Gerakan tari pada prinsipnya ialah gerakan oleh tubuh, keterampilan, keseragaman atau kesetaraan dengan memfungsikan tangan sama-sama ke depan, ke samping kiri atau kanan, ke atas, dan melingkar dari depan ke belakang, dengan tempo mula lambat hingga cepat.


Demikian sedikit tentang tarian Likok Pulo yang sekarang sering di perlombakan baik oleh instansi pemrintah ataupun swasta.

0 comments:

Post a Comment

Donation

 

Twitter

Ikuti Via Google

Ikuti Via FB