Wednesday, April 21, 2010

Oleh-Oleh dari Tanoh Gayo

Wednesday, April 21, 2010

Setelah menikmati pemandangan menakjubkan dari negeri antara, negeri indah tiada dua di Tanoh Gayo. Rasanya kurang seru jika tidak membawa buah tangan untuk orang di kampung halaman, tentu saja harus oleh-oleh yang berasal dari Takengon. Kalo membicarakan Takengon orang pasti teringat dengan Kopinya, jadi Kopi Gayo masuk dalam daftar oleh-oleh pertama, lalu Ikan Depik dan berbagai kerajinan lainnya, tentu saja berbagai oleh-oleh ini tersedia di pasar-pasar yang ada disekitar Takengon.

Ikan depik merupakan salah satu ikan khas yang tedapat di danau Laut Tawar dataran tinggi Gayo kabupaten Aceh Tengah. Ikan Depik ini berbentuk kecil memanjang hampir menyerupai ikan teri. Biasanya pada waktu pertengahan tahun yaitu sekitar bulan Agustus hingga di akhir tahun, para nelayan terlihat sibuk menangkap ikan Depik di pinggir Danau Laut Tawar. Bila musim panen ikan Depik tiba, terjadi perubahan iklim, yaitu angin yang berhembus terasa berbeda, agak lebih dingin. Terkadang disertai hujan atau gerimis-gerimis kecil. Menurut perkiraan para nelayan ikan Depik hal itu menandakan musim panen ikan depik telah tiba. Nelayan pun terlihat sibuk menyiapkan jaring untuk menjaring ikan Depik tersebut. Setelah para nelayan menjaring ikan Depik, biasanya di waktu subuh para agen atau penyalur ikan Depik mendatangi tempat para nelayan ikan Depik untuk melakukan transaksi jual beli. Setelah terjadi transaksi, ikan Depik tersebut ke pasar ikan dan menjualnya kembali kepada para penjual ikan dipasar tradisional. Cara pembelian ikan Depik ini memiliki takaran atau timbangan tertentu, bukan dalam bentuk kilogram, akan tetapi dalam bentuk “katok” dan “bamboo”. Biasanya untuk takaran 1(satu) “katok” kecil berukuran 250 gram dan untuk ukuran 1(satu) “bamboo” berukuran sekitar 1(satu) kilogram. Untuk penjualan ikan Depik ini terbagi dalam Dua) bentuk, yaitu ikan Depik basah, yaitu ikan Depik yang telah di panen, dan ikan Depik kering yaitu ikan depik yang dijemur, akan tetapi berbeda dengan ikan asin pada umumnya. Ikan depik ini hanya sekedar dijemur. Yang dijadikan oleh-oleh tentu saja ikan depik kering, ga mungkin kan membawa ikan depik basah ke kampung halaman anda :D.

Selain kopi gayo yang memang sudah terkenal sampai ke luar Negeri dan Ikan Depik yang hanya ada di Danau Lut Tawar, anda juga bisa membeli berbagai kerajinan tangan dari Aceh Tengah. Kerajinan tangan ini ada berbagai ragam bentuk dan corak tinggal anda pilih untuk dibawa pulang dan jadikan oleh-oleh.

Saya yakin anda tidak akan merasa rugi kalo berkunjung ke Aceh Tengah, Kabupaten yang terkenal dengan berbagai julukan dari orang-orang yang pernah mendatanginya, Tanah Gayo adalah Keindahan yang tersembunyi di Negeri Kaki Langit, Negeri Antara yang karena keindahannya sampai dijuluki sekeping tanah dari surga yang terlempar ke dunia. Saya kira anda yang pernah ke Takengon setuju dengan berbagai julukan ini.

0 comments:

Post a Comment

Donation

 

Twitter

Ikuti Via Google

Ikuti Via FB