Thursday, April 29, 2010

Lut Kucak (Yang Terlupakan)

Thursday, April 29, 2010


Lut Kucak dalam bahasa Gayo berarti Laut Kecil, adalah sebuah danau yang terletak persis bersebelahan dengan Burni Telong sebuah Gunung Berapi Aktif dan menjadi khas Kabupaten Bener Meriah. Danau yang terletak diketinggian 1900 - 2000 meter diatas ketinggian laut dan di kelilingi oleh hutan (sayangnya sudah banyak ditebang untuk dijadikan lahan pertanian). Kawasan ini sebenarnya layak dijadikan tempat wisata namun seperti kurang mendapat perhatian, tidak seperti danau Laut Tawar di Aceh Tengah. Untuk mencapai lokasi Lut Kucak kita harus menumpang sepeda motor khusus yang telah di modifikasi, sarana jalannya pun belum memadai.

Dilereng-lereng gunung menuju ke Lut Kucak yang terjal terdapat lahan pertanian yang ditanami berbagai jenis sayuran seperti Kol, sawi, Wortel dan lain-lain, aktivitas pertanian yang semakin tinggi berdampak pada rusaknya hutan di sekeliling Lut Kucak, hal ini sepertinya perlu mendapat perhatian yang lebih dari Pemerintah Daerah, kalau perlu kawasan hutan disekeliling Lut Kucak dijadikan hutan lindung agar terhindar dari perambahan yang lebih parah. Jalan menuju Lut Kucak sangat terjal dan kecil jadi sangat tidak disarankan anda mengenderai sepeda motor sendiri, sebaiknya minta diantarkan sama penduduk setempat atau jalan kaki, untuk jalan kaki dibutuhkan stamina dan bekal yang cukup, karena medan yang sulit dan jarak yang lumayan jauh.

Setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh dan terjal, seharusnya kita mendapati sebuah danau yang indah di puncak gunung, namun kenyataannya tidak la demikian, danau Lut Kucak sudah tida menarik lagi, airnya keruh, Gunungnya tandus, tidak ada pepohonan lagi di sekelilingnya mungkin itu yang menyebabkan debit air di danau ini kian menyusut. Aktivitas pertanian yang tanpa menghiraukan keadaan alam telah menyebabkan danau Lut Kucak ini kelihatan sangat menyedihkan. Bagi anda yang ingin berenang setelah melakukan perjalanan jauh sebaiknya tidak melakukan perjalanan ke danau ini (setidaknya untuk masa sekarang, kecuali ada perubahan dimasa yang akan datang).

Pemerintah kab. Bener Meriah seharusnya memperhatikan keadaan hutan dan danau ini. Danau Lut Kucak sebenarnya dapat dijadikan sebagai Daerah Tujuan Wisata yang menghasilkan banyak Pendapatan Daerah, apalagi letaknya berdekatan dengan Burni Telong, Gunung yang sudah dikenal sampai keluar Negeri yang diperlukan hanya sedikit perhatian dari Pemerintah Daerah untuk memberi penyuluhan kepada para petani tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan. Elemen-elemen sipil di Bener Meriah pasti mendukung seandainya lokasi Danau Lut Kucak dan sekitarnya dijadikan sebagai hutan lindung agar perambahan yang lebih parah dapat dicegah.

Semoga dimasa yang akan datang (kalau bisa jangan terlalu lama) ada langkah cepat dari Pemerintah Daerah Bener Meriah untuk menata kembali Danau Lut Kucak sehingga menjadi tempat yang menarik untuk di kunjungi. semoga.

2 comments:

Deviyani R. Putri said...

apakah air danau ini hangat?

Deviyani R. Putri said...

mohon info nya

Post a Comment

Donation

 

Twitter

Ikuti Via Google

Ikuti Via FB