Thursday, April 1, 2010

Kerajaan Pedir

Thursday, April 1, 2010
Karena pada postingan yang lalu kita jalan-jalan ke Tangse Kabupaten Pidie, makan pada postingan kali ini kita akan menceritakan asal muasaln Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie asalnya adalah Kerajaan Pedir, sebuah kerajaan berdaulat yang tidak terkenal berdampingan dengan kerajaan Pasai dan kerajaan Aceh. Pada awalnya, wilayah kerajaan Aceh ini hanya mencakup Banda Aceh dan Aceh Besar yang dipimpin oleh ayah Ali Mughayat Syah. Ketika Mughayat Syah naih tahta menggantikan ayahnya, ia berhasil memperkuat kekuatan dan mempersatukan wilayah Aceh dalam kekuasaannya, termasuk menaklukkan kerajaan Pasai. Saat itu, sekitar tahun 1511 M, kerajaan-kerajaan kecil yang terdapat di Aceh dan pesisir timur Sumatera seperti Peurelak (di Aceh Timur), Pedir (di Pidie), Daya (Aceh Barat Daya) dan Aru (di Sumatera Utara) sudah berada di bawah pengaruh kolonial Portugis. Mughayat Syah dikenal sangat anti pada Portugis, karena itu, untuk menghambat pengaruh Portugis, kerajaan-kerajaan kecil tersebut kemudian ia taklukkan dan masukkan ke dalam wilayah kerajaannya. Sejak saat itu, kerajaan Aceh lebih dikenal dengan nama Aceh Darussalam dengan wilayah yang luas, hasil dari penaklukan kerajaan-kerajaan kecil di sekitarnya. Kali ini kita tidak membahas kerajaan Aceh yang akan kita ulas (semampu penulis) adalah kerajaan Pedir.
---------------------
Tidak ada sumber yang pasti kapan kerajaan Pedir berdiri,
Prof. D. G. E Hall dari Inggris, dalam bukunya “A History of South East Asia, mengambarkan Pidie sebagai sebuah negeri yang maju pada akhir abad ke 15. Hal itu berdasarklan catatan seorang pelawat Portugal, Ludovico di Varthema, yang pernah singgah di Pidie pada akhir abad 15. Pidie kala itu disebut dengan nama Pedir. Sebelumnya juga disebut Kerajaan Poli. Bahkan sebelum Mughayat Syah menjadi Sultan Aceh, Kerajaan Aceh berada dibawah pengaruh Kerajaan pedir dan beberapa Kerajaan kecil disekitar Pedir sampai ke Tanah Gayo, tunduk dibawah kerajaan Pedir, jadi bisa disimpulkan kalo kerajaan Pedir adalah kerajaan besar yang sayangnya tidak tercatat dalam sejarah seperti Kerajaan Pasai, Samudera (Peureulak) dan Kerajaan Aceh.

Pedir saat itu mempunya Bandar kerajaan yang maju. Dalam catatannya Vartheme menggambarkan, di sebuah jalan dekat pelabuhan Pedir, terdapat sekitar 500 orang penukar mata uang asing. Ia menulis,“So extensive was its trade, and so great the number of merchants resorting there, that one of its street contain about 500 moneychanger,”.

Adapun yang memerintah di kerajaan islam pidier secara turun menurun adalah sebagai berikut
  1. maharaja sulaiman nur (putera sultan husen syah)
  2. maharaja syamsu syah
  3. maharaja malek ma'aruf syah (putra raja sulaiman nur dengan gelar syahir dauli, mangkat pada tahun 916K (1511M)
  4. maharaja ahmad syah (syahir dauli) mangkat pada tahun 926H (1520M)
  5. maharaja husen syah, putera maharaja ma'aruf syah)
  6. maharaja sayidil mukammil, putera raja firmansyah menjadi sultan aceh pada tahun 997 - 1011 H belau adalah kakek sultan iskandar muda (ayah dari ibunya)
  7. maharaja husen syah putera raja sayyidil mukammil
  8. maharaja orang kaya, meurah poli negeri keumangan
  9. maharaja keumangan porah (po meurah) syahir poli
  10. pang ulee peunoro, meurah po itam/bentara keumangan
  11. pang ulee peunaro, meurah po puan/bentara keumangan
  12. pang ulee peunaro, meurah po tahir/bentara keumangan
  13. pang ulee peunaro, meurah po seumar
  14. pang ulee peunaro, meurah po lateh
  15. teuku keumangan yusuf (setelah prang aceh - belanda pada tahun 1877)
  16. teuku keumangan Umar, Ulee balang IX- mukim keumangan Pidie
Itulah sekelumit catatan tentang kerajaan Pedir, pada postingan yang akan datang mudah²an penulis dapat menemukan sumber yang lebih banyak lagi.

3 comments:

Rinaldi A Thal said...

thanks tulisannya.
saya butuh referensi yg lebih tentang kerajaan pedir. jika ada mohon di email ke saya di alamat:
rhein_rinaldi@yahoo.com

terimakasih. salam..

awe said...

Terima Kasih Kunjungannya, Saya akan berusaha mencari referensinya, nanti kalau sudah ada segera saya posting.

Rinaldi A Thal said...

di tunggu.. terimakasih Bang.

Post a Comment

Donation

 

Twitter

Ikuti Via Google

Ikuti Via FB