Event

Event
Aceh Rapai Festival 2016

Donation

ABC

ABC

Visit Aceh

Visit Aceh

Monday, October 10, 2016

Bermain Lotery Gratis

Monday, October 10, 2016
0 comments
Lotere berbasis web ini menawarkan lotere tebak angka dengan hadiah BTC, sobat bisa memainkan lotere ini hanya dengan cara register, karena untuk sobat disediain gratis 1000 - 2000 satoshi sebagai modal untuk mencoba lotere ini. Kalau sobat merasa tertarik dengan lotere yang ditawarkan sobat bisa deposit, tapi tanpa deposit pun sobat bisa terus bermain karena free BTC bisa di klaim berulang kali.

Nah untuk para sobat yang sudah penasaran ingin mencoba silakan register di sini.

Setelah register sobat bisa klaim satoshi pada menu Free BTC, setelah punya modal, sobat bisa pilih 1 - 16 angka lalu tentukan jumlah satoshi yang mau di bet setelah itu klik play.

Enjoy

Untuk Lebih jelasnya bisa dilihat di Video berikut 


read more

Thursday, September 15, 2016

Water Boom Mata Ie, Permainan Air di Tengah Gunung

Thursday, September 15, 2016
0 comments
Menghabiskan waktu liburan dengan bermain air bersama keluarga tentu menjadi hal yang mengasyikkan. Apalagi jika dikelilingi pemandangan alam yang indah dan udara segar pegunung
an. Sejenak kepenatan rutinitas langsung hilang berganti dengan suasana damai nan menenangkan jiwa.

Bagi warga Aceh, pengalaman itu tersedia di 'Mata Ie Hill Side Water Boom and Adventure'. Lokasi wisata air yang terasing di tengah jajaran pegunungan Bukit Barisan ini memenuhi semua kriteria ideal sebagai tempat rekreasi keluarga di Aceh.

Terletak sekitar tujuh kilometer dari Banda Aceh, Wahana Water Boom ini cukup mudah diakses dari pusat kota. Wahana ini dapat ditempuh hanya dalam waktu sekitar setengah jam saja menggunakan kendaraan pribadi. Meski terhitung dekat dari kota, objek wisata air ini menghadirkan keunggulan berupa pemandangan alam yang indah di sepanjang perjalanan.

Suasana alami dan kesan terisolir menjadi sensasi tersendiri yang menyebabkan Water Boom ini selalu ramai pengunjung, khususnya pada akhir pekan dan masa liburan sekolah.

Wahana ini memiliki berbagai fasilitas layaknya objek sejenis yang cukup mudah ditemukan di berbagai daerah di Pulau Jawa. Fasilitas tersebut diantaranya, dua buah Water Boom yang setiap beberapa menit akan menumpahkan puluhan liter air kepada pengunjung yang berada dibawahnya. Selain itu, terdapat 'water slide' berbentuk spiral setinggi 18 meter dan juga enam kolam renang dengan kedalaman bervariasi.

Selain berbagai fasilitas wisata air, di sini juga terdapat fasilitas rekreasi outdoor yang cocok untuk mereka yang menyukai petualangan. Bagi yang ingin lebih menikmati pemandangan dan petualangan alam lepas, di sini tersedia jalur outbound. berbagai arena menantang bisa Anda coba seperti, air soft gun, flying fox dan sirkuit ATV.

Dari hutan dan tebing yang mengelilingi wahana, Anda juga bisa mendengar suara hewan-hewan liar seperti siamang bersahutan. Hal ini tentu saja bisa memberikan sensasi petualangan alam lepas yang lebih terasa.

Posisinya yang tersembunyi dibalik gunung, membuat Mata Ie dekat dengan sumber mata air alam. Karenanya, pasokan air untuk berbagai wahana wisata air di Mata Ie berasal dari sumber alami. Hal ini meninggalkan kesan tersendiri bagi para pengunjung yang berasal dari berbagai kabupaten di Aceh.

Kesegaran air dari sumber alam dan udara segar pegunungan membuat wahana ini layak untuk menjadi tujuan rekreasi keluarga, meskipun secara lokasi sedikit terpencil dari keramaian. Karena itu, jika Anda berencana liburan bersama keluarga ke Aceh, tidak ada salahnya untuk singgah di Mata Ie

read more

Tuesday, August 30, 2016

Tempat-Tempat Wisata Termasyur Di Aceh

Tuesday, August 30, 2016
0 comments
Aceh yang sebelumnya disebut dengan nama Nanggroe Aceh Darussalam (2001-2009) adalah sebuah Provinsi yang terletak di ujung Pulau Sumatra. Aceh memiliki otonomi yang diatur tersendiri, berbeda dengan provinsi lain di Indonesia, karena alasan sejarah. Di sebelah utara, Aceh berbatasan dengan Teluk Benggala, Samudra Hindia di sebelah barat, Sumatra Utara di sebelah tenggara dan juga selatan, Selat Malaka di sebelah timur.

Selepas musibah tsunami di Aceh tanggal 26 Desember 2004, derap jantung kota ini sempat terhenti. Namun seiring dengan pulihnya kegiatan ekonomi dan masyarakatnya, derap kehidupan dalam masyarakat pun ikut kembali pulih. Provinsi Aceh pun kembali bangkit dan menata sektor pariwisatanya dengan baik. Banyak daerah wisata yang menyuguhkan ragam obyek wisata yang tak kalah menarik dari kota-kota lain yang ada di Indonesia. Nah, berikut ini daftar info tempat wisata yang paling indah juga menarik di Aceh yang harus anda kunjungi.

1. Pantai Iboih
Pantai Iboih
Pantai Iboih

Tak dipungkiri jika Aceh dianugerahi dengan pantai-pantai yang indah dan cantik. Pantai Iboih adalah salah satu pantai tercantik di sini. Pantai dengan pasir putih dan laut yang begitu jernih berwarna hijau toska atau biru cerah, ditambah dengan suasananya yang tenang akan menyempurnakan liburan anda.

Pantai Iboih menawarkan keindahan bawah laut yang dapat anda nikmati tanpa harus berenang sekalipun. Di sini anda bisa snorkeling dan diving. Saat anda snorkeling, siap-siap anda akan terpesona dengan airnya yang bening. Jika anda belum puas bermain di dalam air, anda masih bisa menghabiskan waktu berpiknik di tepian pantai, di bawah nyiur yang begitu menyejukkan atau berjemur di bawah cahaya mentari.

2. Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman
Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman dibangun oleh Sultan Iskandar Muda tahun 1612 dan telah menjadi ikon Aceh. Masjin Baiturrahman juga menjadi obyek wisata religi di Aceh yang ramai dikunjungi karena kemegahan dan keindahannya. Bangunan utama pada Masjid ini berwarna putih dengan kubah hitam besar yang dikelilingi tujuh menara. Kesan megah Masjid ini semakin terasa dengan adanya kolam besar dan juga pancuran air pada bagian depan Masjid.

3. Air Terjun Blang Kolam

Air Terjun Blang Kolam
Air Terjun Blang Kolam

Air Terjun Blang Kolam berada di Desa Sidomulyo, Aceh Utara, bisa ditempuh dalam waktu lebih kurang 30 menit dari Lhokseumawe. Tempat wisata alam yang satu ini sayang, jika anda lewatkan. Karena di sini, anda bisa melihat air terjun kembar setinggi 75 meter dan dikelilingi sejumlah pepohonan yang rindang. Di tempat ini banyak orang yang bermain air di sekitar air terjun, berendam di kolam tampungan air terjun, atau hanya sekedar bersantai di tepiannya saja. Di Air Terjun Blang Kolam, anda juga bisa berkemah dan menikmati alam bebas hanya dengan tarif Rp 5.000 per orang.

4. Air Terjun Suhom

Air Terjun Suhom
Air Terjun Suhom

Air Terjun ini terletak di Desa Suhom, Kecamatan Lhoong. Air terjun ini memiliki tinggi lebih kurang 50 meter dan dibagi menjadi dua tingkat. Namun pengunjung tidak diperbolehkan naik ke tingkat dua dan tiga dengan alasan demi keselamatan, karena adanya pembangkit listrik yang bertegangan tinggi.

Untuk bisa mencapai kawasan tempat wisata ini, anda harus melewati jalan yang naik turun dengan pemandangan pegunungan Paro dan Kulu. Di tengah perjalanan anda akan menjumpai banyak monyet yang berkeliaran. Biasanya monyet-monyet ini meminta buah-buahan dan makanan ringan para pengguna jalan yang sedang lewat.

5. Pantai Lampuuk

Pantai Lampuuk
Pantai Lampuuk

Pantai Lampuuk ini memiliki pasir putih yang lembut dan tebing karang yang ada di ujung pantai, dan garis pantai sepanjang 5 km dari arah selatan ke utara. Pantai Lampuuk adalah salah satu tempat wisata yang bisa disebut Pantai Kuta di Aceh. Banyak orang datang untuk menikmati keindahan tempat wisata yang satu ini. Terdapat banyak kegiatan yang bisa anda lakukan di pantai ini, seperti bermain selancar, berenang, bermain banana boat, dan berjemur.

6. Pantai Lhoknga

Pantai Lhoknga
Pantai Lhoknga

Lokasi Pantai Lhoknga tak jauh dari Pantai Lampuuk, berjarak sekitar 20 km dari Banda Aceh. Pantai Lhoknga memiliki pasir yang luas dan landai, cocok anda gunakan untuk berjemur atau bermain voli pantai. Di sini juga terdapat pepohonan yang rindang untuk tempat anda bersantai. Jika anda kurang puas bersantai dan berjemur, anda bisa mencoba berselancar di lautnya. karena Pantai Lhoknga memiliki ombak yang cocok untuk berselancar dengan ketinggian 1,5 - 2 meter.

7. Pantai Ulee Lheue

Pantai Ulee Lheue
Pantai Ulee Lheue

Pantai Ulee Lheue hanya berjarak sekitar 3 km dari pusat kota Banda Aceh, tepatnya berada di Kecamatan Meuraxa. Kegiatan paling populer di pantai ini yaitu memancing. Di kawasan pantai ini banyak terdapat penjual alat pancing jika anda lupa membawa alan untuk memancing. Jika anda tak suka memancing, anda masih bisa menyewa perahu nelayan untuk berlayar di lautnya. Atau juga duduk santai di tepi pantai dan menikmati jagung bakar. Terdapat barisan pegunungan yang ada di seberang pantai, sehingga menambah keindahan Pantai Ulee Lheue.

8. Pulau Rubiah

Pulau Rubiah
Pulau Rubiah

Pulau Rubiah terletak di Sabang, tepatnya berada di sebelah barat laut Pulau Weh. Nama Rubiah diambil dari sebuah tulisan yang terdapat pada nisan yang ada di pulau ini. Pulau Rubiah dikenal dengan keindahan alam bawah lautnya. Sedikitnya terdapat 14 dari 15 biota laut yang saat ini dilindungi di Indonesia. Anda bisa diving dan snorkeling di sini, silahkan anda berenang bersama aneka ikan tropis dan menikmati indahnya terumbu karang yang berwarna warni.

9. Kuala Merisi

Kuala Merisi
Kuala Merisi

Kuala Merisi merupakan sebuah tempat untuk menikmati pantai dengan suasana yang sepi juga tenang. Berada di Desa Ketapang, Kecamatan Krueng Sabee. Dengan garis pantai yang panjang dan ombak yang kecil pantai Kuala Merisi sangat cocok untuk bermain air di tepian pantai. Anda bisa menikmati deburan ombak dari tepi pantai dengan menggelar tikar, merasakan hawa sejuk hembusan angin pantai. Tak jarang pula tempat wisata yang satu ini dijadikan untuk lokasi berselancar karena ombaknya sangat cocok untuk olahraga air.

10. Museum Tsunami

Museum Tsunami
Museum Tsunami

Pada tahun 2004 Tsunami menerjang Aceh dan menyisakan duka bagi warga Aceh yang telah selamat pada saat itu. Untuk mengenang sekaligus menghormati korban yang meninggal dalam musibah tsunami, dibangunlah sebuah Museum Tsunami yang berlokasi di Jalan Sultan Iskandar Muda pada tahun 2009. Terdapat lorong panjang ditambah dengan suara gemuruh ombak dan kucuran air di sepanjang lorong yang akan mengingatkan anda pada bencana besar tersebut.

Banyak wisatawan yang mengunjungi Museum ini dan melihat apa saja yang tersisa dari gelombang tsunami. Ada banyak benda sisa bencana tsunami yang di pajang. seperti sepeda milik korban. Selain benda sisa bencana tersebut, juga ada foto korban meninggal dan cerita tentang kesaksian korban yang selamat, dan juga alat simulasi elektronik gempa bumi.

11. Pantan Terong

Pantan Terong
Pantan Terong

Pantan terong adalah sebuah bukit yang biasa digunakan untuk menikmati keindahan Aceh Tengah dari atas. Tempat wisata ini berada pada ketinggian sekitar 1830 meter di atas permukaan laut. Jika anda ingin datang ke tempat wisata ini jangan lupa membawa jaket dan baju hangat karena udara di sekitar sini cukup dingin. Anda dapat melihat Danau Laut Tawar yang menyerupai kuali raksasa dari sini. Selain itu anda juga bisa menikmati sunrise dan sunset dengan pemandangan sangat cantik. Jadi, siapkan kamera untuk mengabadikan momen ini.

12. Danau Laut Tawar

Danau Laut Tawar
Danau Laut Tawar
Danau Laut Tawar adalah sebuah danau dan kawasan yang berada di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah. Di sebelah barat danau ini terdapat kota Takengon yang merupakan ibukota dari kabupaten Aceh Tengah. Suku yang mendiami daerah tersebut adalah Suku Gayo. Menyebut danau ini dengan sebutan Danau Lut Tawar. Danau ini memiliki luas sekitar 5.472 hektar, panjang 17 km, dan lebar 3.219 km. Disebut Danau Laut Tawar karena wilayah perairan danau ini sangat luas, dan air yang ada di danau ini juga merupakan air tawar.

read more

Saturday, August 20, 2016

Kopi Khop Ala Meulaboeh - Aceh Barat (Video)

Saturday, August 20, 2016
0 comments


read more

Friday, August 5, 2016

22-28 Agustus 2016 : Pacu Kuda Gayo Digelar di Takengon

Friday, August 5, 2016
0 comments
Perhelatan pacu kuda tradisional Gayo di Aceh Tengah akan dihelat 22-28 Agustus 2016. Demikian diutarakan Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Aceh Tengah, Subhan Sahara, Kamis 4 Agustus 2016.
“Even tahunan ini diselenggarakan dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI tahun ini dan seperti biasa dilangsungkan di Belang Bebangka Pegasing,” ungkap Kadis yang berada di Jakarta menghadiri launching Aceh International Rapa’i Festival 2016.
Adapun peserta pacu kuda, seperti biasa adalah kuda-kuda yang berasal dari 3 kabupaten, Bener Meriah, Gayo Lues dan Aceh Tengah. (WA)

read more

Dukung Aceh Sebagai Destinasi Halal

1 comments
Sesuai dengan visi dan misinya, Gubernur Aceh dr H Zaini Abdullah berharap sektor pariwisata di Aceh akan terus berkembang, bahkan akan menjadi leading sector. Hal ini tidak terlepas dari potensi Aceh sebagai daerah yang kaya dengan pariwisata alam, budaya, dan lainnya.

Sejalan dengan mengeliatnya wisata halal di dunia internasional, Pemerintah Aceh coba mempertegas posisi saat ini sebagai destinasi wisata halal di Indonesia. Selain memang konsep wisata ini punya peluang bisnis yang prospektif, sekaligus juga menjadi media dakwah untuk memperkenalkan Islam ke seluruh dunia.

“Bagi Aceh, prospek bisnis wisata halal ini sangat menjanjikan. Kita punya potensi, karena semua sendi kehidupan berlandaskan Syariat Islam. Selain itu, juga sekaligus memperkenalkan Syariat Islam yang rahmatan lil’alamin. Mari kita dukung bersama-sama untuk mewujudkannya,” kata Zaini Abdullah.

Wisata halal bukan hanya ditujukan untuk wisatawan muslim, namun juga untuk non-muslim, karena mereka pun bisa menikmati makanan halal, hotel halal, dan paket wisata halal.

Doto Zaini menyebut ada empat pilar yang harus dibenahi untuk membangun sektor pariwisata, yakni destinasi, pemasaran, industri, dan kelembagaan. Pilar-pilar ini harus digerakkan serentak agar Aceh menjadi destinasi unggulan wisata halal dunia.

Harapan Zaini Abdullah tersebut memang bukan tanpa alasan. Kementerian Pariwisata RI mengakui potensi yang besar Aceh menjadi salah satu destinasi wisata halal di Indonesia. ”Aceh mempunyai ruh sebagai destinasi wisata halal. Jadi, brandingnya kuat. Tinggal dikembangkan. Potensinya berupa wisata religi, alam, dan tsunami,” ujar seorang pembicara dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI dalam workshop Pengembangan Destinasi Wisata Halal oleh Kemenpar RI di Hotel Oasis, Banda Aceh, Kamis (24/3/2016).

Hingga 2015, pertumbuhan industri pariwisata halal merupakan pertumbuhan terbesar dibandingkan jenis pariwisata lainnya. Apalagi Indonesia berhasil meraih tiga penghargaan dunia sebagai World’s Best Halal Tourism Destination, World’s Best Halal Honeymoon Destination, dan World’s Best Family Friendly Hotel pada World Halal Travel Awards (WHTA), pada 19-21 Oktober 2015 di Uni Emirat Arab (UEA). Berangkat pada prestasi ini Kementerian Pariwisata RI tahun ini menominasi tiga provinsi di Indonesia untuk percepatan destinasi wisata halal dunia. Alhamdulillah, Aceh termasuk salah satunya, selain Sumatera Barat dan NTB.

Gubernur Aceh menyebutkan, terpilihnya Aceh pada tahun ini menjadi berkah tersendiri, apalagi Aceh telah lama dikenal sebagai Serambi Mekkah, sehingga mampu memperkuat posisi Aceh sebagai destinasi wisata halal. Di mata Gubernur Zaini, Aceh punya segalanya untuk mengembangkan pariwisata halal. Tinggal lagi adanya semangat dan kerja keras semua pihak terkait.

“Keberadaan beberapa ulama besar, seperti Syeh Abdurrauf, Syamsuddin Assumatrani, Nuruddin Arraniry dan Hamzah Fanshuri yang pernah memberi andil dalam sejarah dan kekayaan seni dan budaya Aceh, tidak hanya memperkuat positioning Aceh sebagai destinasi wisata halal, melainkan Aceh sudah sepatutnya dinominasikan sebagai World’s Best Halal Cultural Destination,” sebut Zaini Abdullah.

read more

Thursday, December 24, 2015

11 Year Tsunami Aceh, Past and Present

Thursday, December 24, 2015
1 comments

read more

Donation

 

Twitter

Ikuti Via Google

Ikuti Via FB